6-perekaman sekolah

KUDUS-Upaya mencapai target perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik warga, terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus.
Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo mengatakan, upaya itu terus dimaksimalkan pihaknya. Termasuk terus menerus melakukan sosialisasi ke berbagai elemen masyarakat.
Berbagai cara sosialisasi soal pembuatan KTP elektronik ini, memang cukup ampuh untuk membuat warga memproses dokumen kependudukan tersebut. Dari data yang ada, hingga saat ini, warga yang wajib KTP dan sudah melakukan perekaman mencapai 97,25%.
Hendro mengatakan, perekaman hingga 100% sendiri, mustahil dilakukan. Karena warga yang wajib KTP, akan terus bertambah setiap harinya. ”Mereka yang berusia 17 tahun atau sudah wajib KTP, itu bertambah terus setiap harinya. Dan itu salah satu yang disasar, supaya mereka melakukan perekaman. Sosialisasi terus kita lakukan,” jelasnya.
Kartu tanda penduduk (KTP) elektroni adalah dokumen vital yang harus dimiliki warga di setiap negara. Karena itu, semua penduduk wajib memilikinya.
Dan bagi Anda yang belum memiliki KTP elektronik, maka tidak perlu gusar. Saat ini sangat mudah untuk membuatnya. Cukup dengan bekal fotokopi kartu keluarga (KK) saja, maka sudah bisa memprosesnya.
Tidak ada lagi kata sulit atau ribet dalam pembuatannya. Dan lagi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus juga sudah menyediakan beragam layanan, untuk kemudahan pembuatannya.
Meski memang tidak bisa dicetak langsung karena keterbatasan blangko, namun proses yang mudah itu harusnya tidak menghalangi warga untuk membuat dokumen kependudukan yang sangat penting itu.
Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, maka membuat KTP elektronik memang hanya cukup fotokopi KK saja. Setelah sebelumnya dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan, masih disyaratkan untuk surat pengantar RT/RW dan kepala desa atau lurah.
”Karena kalau lihat data di KK kan, sudah jelas status warganya apa. Sehingga tidak perlu lagi surat pengantar. Ini tentu saja semakin memudahkan siapa saja yang akan membuat KTP Elektronik,” jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus Hendro Martoyo. (*)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*