kendal050418

Kehidupan para santri di pondok kesehariannya beraktifitas bersama – sama bahkan dalam tidur dan mandi menggunakan fasilitas yang sama. Sehingga kesehatan berisiko terganggu karena hidup bersama dan fasilitas yang sama dan kondisi kesehatan yang berbeda – beda.

Terkait dengan kondisi yang demikian, Pemkab Kendal menginisiasi pendirian POSKESTREN ( Pos kesehatan Pesantren ) di Puskesmas Kaliwungu sebagai pilot projek di Kabupaten Kendal. Poskestren ini mulai dioperasikan pada awal bulan April 2018. Keberadaan Poskestren nantinya bakal dirasakan manfaatnya oleh para santri dengan mendapatkan pelayanan yang sangat memadai.

Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, MSi, Kamis (5/4) dalam pencanangan POSKESTREN di Kecamatan Kaliwungu tersebut, mengatakan program Poskestren yang merupakan sistem pemberian pelayanan kesehatan santri yang merupakan program nasional dapat benar – benar bermanfaat dan diterapkan pada santri khususnya di Kabupaten Kendal. “Para santri yang biasanya rentan bermasalah dalam kesehatan karena sering menggunakan fasilitas bersama – sama, nantinya bahkan akan menjadi pelopor dalam berperilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri,” ujar Bupati Mirna.

Mirna berharap program tersebut tidak hanya sebagai program tetapi sungguh – sungguh dijalankan oleh para santri.

“Para santri harus tahu dan sadar akan kebersihan. Dan tolong diikuti program Poskestren ini. Program ini adik – adik yang mengembangkan karenanya harus tahu kalau hidup beriman harus sadar akan kebersihan dan peduli kesehatan. Cantik – cantik tapi lingkungannya banyak sampah. Penampilannya rapi tapi dibuka ternyata banyak korengnya. Hayo, siapa yang mau,” ujar Bupati.

Menurut Mirna, sehat itu murah karena berawal dari kebersihan. “Saya yakin para santriwan dan santriwati menjadi pelopor kebersihan di Kabupaten Kendal khususnya di lingkungan pesantren,” ucapnya.

Sementara, Kepala Puskesmas Kaliwungu dr Tri Nur Alis Rahmawati mengatakan, Poskestren yang dijalankan sudah menjangkau 4 pesantren di Kecamatan Kaliwungu. Dan diharapkan pesantren lain di kecamatan yang sama dapat ditindaklanjuti di tahun berikutnya.

Sedangkan Camat Kaliwungu Drs. Dwi Cahyo mengapresiasi keberadaan Poskestren di tengah – tengah lingkungan pesantren nyang padat di Kecamatan Kaliwungu dengan 21 pesantren dan 6000 santri.(*)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*