300616 ramadniya (3)i

KUDUS, gemamuria.com – Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, Polres Kudus bersama Pemkab dan jajaran forkopinda menggelar apel siaga operasi Ramadniya Candi 2016 di alun-alun Simpang Tujuh, Kamis (30/6). Bertindak selaku pimpinan apel Bupati Kudus H. Musthofa. Dengan diikuti seluruh forkopinda, ketua DPRD, pejabat, dan pengusaha.

Setelah apel, bupati bersama forkopinda berkesempatan melakukan pengecekan pasukan sebagai tenaga pengamanan lebaran. Pasukan ini merupakan gabungan antara militer dan sipil dan juga diikuti ormas dan pramuka. Kesiapan ini secara simbolis telah disematkan pita operasi Ramadniya Candi oleh bupati Kudus.

Pada kesempatan tersebut bupati juga melakukan pengecekan seluruh sarana prasarana yang ada. Baik dari kepolisian maupun sarpras dari Pemkab Kudus yang terkait. Seperti kendaraan Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemadam kebakaran dari Dinas Cipkataru.

”Semua sarana prasarana ini dalam kondisi bagus dan siap untuk mengamankan lebaran di Kudus tahun ini,” kata Bupati di sela-sela acara.
Ditambahkannya, bahwa pengamanan lebaran ini bukan hanya tugas dari TNI, Polri, atau Satpol PP saja, melainkan butuh partisipasi dari seluruh masyarakat. Dengan kerjasama yang baik antara aparat dengan masyarakat akan mampu menciptakan kondisi yang harmonis, nyaman, dan aman tentunya.

Menyinggung mengenai ramainya mal dan pasar di Kudus, bupati mengatakan bahwa PDRB Kudus tahun ini terus meningkat. Yang tentunya berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keamanan dan kenyamanan masyarakat, tambahnya, harus diawali dengan tercukupinya kebutuhan dasar.

Bagi masyarakat Kudus dan yang berasal dari luar daerah, Bupati berpesan agar terus mempererat tali silaturahmi. Tentunya untuk bersama-sama membangun Kudus yang sudah bagus ini menjadi semakin baik, semakin maju, dan semakin sejahtera.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai mengatakan bahwa jajarannya telah bersiap untuk pengamanan wilayah termasuk rekayasa lalu lintas apabila diperlukan. Salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, dirinya berpesan agar para pemudik/pengemudi lebih berhati-hati dan menaati semua aturan yang ada.

Untuk antisipasi kelelahan bagi pemudik telah disiapkan pos-pos pengamanan di titik-titik lelah. Tentunya dilengkapi dengan petugas dan fasilitas yang memadai untuk beristirahat.

Di akhir apel pagi itu, juga dimusnahkan miras hasil operasi periode 31 Mei hingga 13 Juni 2016. Diperoleh barang bukti minumal beralkohol sejumlah 2.294 botol, minuman berbagai merk 1.337 botol, oplosan 34 liter, dan putihan 918 liter.(gm-r)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*