skt djarum (6)KUDUS, gemamuria.com – Bupati Kudus H. Musthofa mengunjungi ribuan pekerja rokok sigaret kretek tangan (SKT) di PT Djarum Kudus Brak Karangbener, Bae, Rabu (24/8). Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat dan bertemu secara langsung ribuan warganya yang menggantungkan penghasilan dari industri rokok yang ada di Kudus.

Di brak ini, ada sejumlah 4.700 pekerja dari total pekerja SKT di Kudus sebanyak 96.221 orang. Mereka resah menyusul adanya isu kenaikan harga rokok hingga Rp 50 ribu. Polemik ini berdampak pada industri rokok dan para petani tembakau di sejumlah daerah. Salah satunya adalah di Kudus yang merupakan kabupaten terbesar industri rokok.

”Dengan kedatangan saya ke sini, saya ingin memastikan bahwa semuanya (pekerja rokok, red) dalam keadaan yang baik,” kata Bupati Kudus saat mengunjungi para pekerja.

Bupati menambahkan, bahwa keresahan mengenai isu kenaikan harga rokok yang fantastis ini belum ada keputusan apapun dari pemerintah melalui bea cukai. Untuk itu, kekhawatiran dan keresahan yang dirasakan ribuan pekerja diminta dihilangkan.

”Saya meminta seluruh karyawan/karyawati di pabrik ini untuk bisa bekerja dengan baik,” harapnya.

Sebagai kepala daerah, lanjutnya, dirinya mendukung terhadap kebijakan industri hasil tembakau (IHT). Karena menurutnya pemerintah ada harus bisa menyejahterakan masyarakat. Bahkan sesuai dengan cita-citanya, harus terwujud masyarakat Kudus yang semakin sejahtera.

”Dan juga, semua rakyat harus bahagia. Pastikan semuanya baik dan bisa bekerja dengan baik pula,” pungkasnya. (gm-r)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*