MUHAMADIAH KUP MUSWIL

KUDUS, gemamuria.com – Kredit Usaha Produktif (KUP) yang beberapa waktu lalu di launching di Kudus, kini telah menyebar ke berbagai wilayah. Telah banyak pemerintah daerah/kota yang telah mulai menerapkan KUP, bekerja sama dengan bank pelaksana. Ke depan, kerjasama tersebut tidak terbatas pada pemerintah daerah/kota saja melainkan juga akan melibatkan berbagai organisasi, seperti Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan bupati Kudus Musthofa saat memberikan paparan mengenai ekonomi kerakyatan di hadapan para peserta Musyawarah Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Tengah, bertempat di Stikes Muhammadiyah Kudus (18/12)

Hal tersebut didasari oleh semangat yang sama yaitu untuk mendorong masyarakat lebih mandiri secara ekonomi. “Tentunya, sebagai sebuah organisasi besar, Muhammadiyah punya peran yang strategis untuk memajukan ekonomi bangsa ini,oleh karena itu saya mendorong agar sinergi-sinergi positif bisa di bangun bersama, ungkap Musthofa.

Sementara itu, Buya Syafii Maarif yang juga hadir sebagai pembicara melihat kehadiran KUP ini sebagai suatu solusi bagi pengentasan kemiskinan. “Al Quran itu pro orang miskin namun anti pada kemiskinan. Artinya, kemiskinan harus bersifat sementara”. Jika KUP bisa dilaksanakan dengan baik maka beliau yakin bisa membawa kemanfaatan besar dalam memerangi kemiskinan.(gm01)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*