241016-kendal-idi

KENDAL, gemamuria.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kendal menggelar audiensi dengan Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, Msi, Senin (24/10). Audiensi tersebut di gelar di Operation Room (OR) Setda Kendal. Dalam audiensi itu, para dokter meminta dukungan bupati terkait usaha mereka menolak kebijakan pemerintah berupa Dokter Layanan Primer (DLP).

Sebelum audiensi berlangsung, para anggota IDI menggelar aksi damai dengan berjalan menuju ruang OR sambil membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap program dokter layanan primer. Wakil Ketua IDI Kendal, Budi Mulyono, mengatakan selama ini pihaknya menentang program pemerintah yang sudah diumumkan sejak 2013 itu.

“Aksi damai ini dilakukan serempak oleh semua anggota IDI di seluruh Indonesia sekaligus memperingati HUT IDI ke 66, dengan adanya aksi ini pihak kami menghendaki agar program dokter layanan primer dilakukan melalui kajian terlebih dulu karena belum ada solusi,”lanjut Budi.

Menurutnya, IDI menganggap pelatihan selama tiga tahun bagi para dokter agar bisa memberikan dokter layanan primer merupakan suatu pemborosan.

“Kami kasihan dengan teman-teman yang harus menempuh pendidikan lebih lama lagi, padahal pendidikan kedokteran sendiri sudah terbilang lama,” lanjutnya.

Saat ini, rencana pemerintah tersebut masih terus berlanjut. Beberapa perguruan tinggi bahkan sudah membuka pendidikan khusus bagi dokter untuk layanan tersebut. Menurut Budi, melalui prodi dokter layanan primer, seorang dokter umum akan setingkat dengan dokter spesialis.

Lanjut Budi, Intinya teman-teman IDI Kendal siap membangun Kendal, dengan profesi yang ada, dan saya berharap Pemkab Kendal seyogyanya juga melindungi kami agar kami bisa bekerja dengan nyaman, pungkasnya.

Sementara Bupati Mirna berharap kepada IDI Kendal agar bisa membangun komitmen bersama untuk memajukan Kendal dengan mengedepankan kepada kepentingan masyarakat karena Kabupaten Kendal butuh berkembang, demikian ungkap Bupati.

Sebagai pelayan masyarakat atau praktisi medis dengan kompetensi yang semakin baik, nantinya kedepan akan mendorong pengelolaan kesehatan masyarakat itu akan semakin baik pula, apalagi dengan dasar ilmu kedokteran yang lebih kuat, pungkasnya. (gm-l)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*